GRESIK – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Gupit, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, suasana kehangatan terasa begitu kuat saat 11 prajurit Yonif 500/Sikatan menjalani tugas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik. Rumah milik Ibu Ani itu perlahan berubah menjadi tempat singgah yang menghadirkan rasa “pulang” bagi para prajurit di tengah tugas pengabdian mereka.
Setiap malam, Ibu Ani pada Kamis (07/5/26), dengan penuh ketulusan menyiapkan makanan sederhana seperti wingko dan ketan hangat untuk para prajurit yang baru kembali dari lokasi pekerjaan. Meski sederhana, sajian tersebut menjadi penguat suasana kebersamaan setelah seharian bergelut dengan aktivitas pembangunan di bawah terik matahari.
Sertu Rudi, salah satu prajurit Yonif 500/Sikatan, mengaku merasakan kehangatan yang sulit digambarkan selama tinggal di rumah Ibu Ani. Menurutnya, perhatian dan ketulusan yang diberikan membuat para prajurit merasa seperti berada di rumah sendiri. “Di sini kami benar-benar merasa pulang. Ibu Ani sudah seperti orang tua kami,” ujarnya.
Ibu Ani sendiri mengaku tidak pernah menganggap para prajurit sebagai tamu, melainkan sudah seperti anak-anaknya sendiri. Ia merasa bahagia bisa berbagi dan memastikan mereka merasa nyaman selama bertugas di desanya.
Kisah ini menjadi gambaran bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan makna kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang mendalam.
Di balik tugas pembangunan TMMD, tersimpan kehangatan yang lahir dari kesederhanaan rumah Ibu Ani, yang menghadirkan rasa keluarga bagi para prajurit yang jauh dari kampung halaman.

