TMMD  

Menanam Harapan untuk Masa Depan, Dandim dan Wakil Bupati Hijaukan Gumelem Kulon dalam TMMD Reguler ke-129

BANJARNEGARA,NUSANTARAPOS, – Di sela rangkaian pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026, sebuah kegiatan sederhana namun sarat makna berlangsung di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (15/07/2026). Dengan menggenggam bibit pohon dan cangkul di tangan, Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., bersama Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali, Lc., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banjarnegara, melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Di balik aktivitas menanam bibit tersebut, tersimpan pesan bahwa membangun desa tidak hanya diwujudkan melalui jalan yang kokoh atau bangunan yang megah. Pembangunan juga berarti menjaga alam agar tetap lestari, sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang.

Kegiatan penghijauan itu menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut tidak hanya mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa lingkungan yang sehat merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat.

Usai mengikuti upacara pembukaan TMMD, rombongan menuju lokasi penanaman pohon yang telah dipersiapkan. Dengan penuh semangat, Dandim bersama Wakil Bupati secara simbolis menanam bibit pohon, kemudian diikuti oleh jajaran Forkopimda, personel TNI, perangkat desa, dan masyarakat. Kebersamaan dalam kegiatan itu mencerminkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas TMMD.

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd. mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan mampu memberikan manfaat di masa mendatang, baik sebagai peneduh, penyerap air, penjaga keseimbangan ekosistem, maupun upaya mencegah erosi dan bencana alam.

Menurutnya, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan demikian, hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dinikmati secara berkelanjutan.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali, Lc. menegaskan bahwa penghijauan merupakan bagian dari pembangunan yang berwawasan lingkungan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam melalui gerakan menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing.

Baginya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya infrastruktur, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang tetap terjaga. Desa yang hijau akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat, mulai dari menjaga sumber mata air, meningkatkan kualitas udara, hingga menciptakan lingkungan yang nyaman untuk generasi mendatang.

Masyarakat Desa Gumelem Kulon pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Bersama personel Satgas TMMD, warga bergotong royong menanam bibit pohon di sejumlah titik yang telah ditentukan. Suasana penuh keakraban terlihat saat TNI dan masyarakat bekerja berdampingan tanpa sekat, menunjukkan kuatnya kemanunggalan yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD.

Program penghijauan ini melengkapi berbagai sasaran TMMD Reguler ke-129 lainnya, seperti pembangunan rabat beton, talud, gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan pos kamling, serta berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui kegiatan penanaman pohon tersebut, TMMD kembali membuktikan bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara menyeluruh. Infrastruktur yang baik perlu diimbangi dengan lingkungan yang lestari agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Di Desa Gumelem Kulon, bibit-bibit yang ditanam hari itu menjadi simbol harapan. Kelak, ketika pohon-pohon itu tumbuh rindang, masyarakat akan mengenangnya sebagai bagian dari perjalanan TMMD Reguler ke-129 sebuah program yang tidak hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga menanam kehidupan, menjaga alam, dan memperkuat kebersamaan demi masa depan Banjarnegara yang lebih hijau, maju, dan sejahtera.(Pendimbna).