Pagi yang cerah di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, dipenuhi suara palu yang memaku papan bekisting. Di antara deretan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, tampak Tarno, salah seorang warga setempat, dengan penuh ketelitian memasang bekisting sebagai tahap awal pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter, Senin (20/07/2026).
Bagi Tarno, pekerjaan memasang bekisting bukan sekadar menyusun papan di sisi jalan. Setiap papan harus terpasang lurus, kokoh, dan sesuai ukuran agar pengecoran rabat beton menghasilkan konstruksi yang kuat serta tahan lama. Ketelitian menjadi kunci, karena sedikit saja kesalahan dapat memengaruhi kualitas jalan yang sedang dibangun.
Di sampingnya, anggota Satgas TMMD ikut membantu mengangkat papan, menancapkan patok, hingga memastikan setiap bagian bekisting berada pada posisi yang tepat. Suasana kerja berlangsung penuh semangat. Sesekali terdengar canda di antara mereka, mencairkan lelah yang mulai terasa di bawah hangatnya sinar matahari.
“Kalau bekisting dipasang dengan benar, hasil rabat betonnya juga akan lebih rapi dan kuat. Kami senang bisa ikut terlibat membangun jalan desa ini bersama bapak-bapak TNI,” ujar Tarno sambil merapikan posisi papan yang baru dipasang.
Pembangunan rabat beton ini menjadi salah satu sasaran utama Program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026. Jalan sepanjang 737 meter tersebut nantinya akan menjadi akses penting bagi masyarakat Dusun Kunir, baik untuk aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil pertanian, maupun memperlancar mobilitas warga.
Anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan sesuai standar teknis, mulai dari pengukuran, pemasangan bekisting, persiapan material, hingga proses pengecoran. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Semangat gotong royong tampak begitu kuat. Warga datang membawa tenaga, sementara Satgas TMMD memberikan pendampingan dan bekerja bahu-membahu tanpa mengenal perbedaan. Kebersamaan itu menjadi kekuatan utama yang membuat setiap pekerjaan terasa lebih ringan.
Program TMMD Reguler ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Tema tersebut tercermin nyata di Desa Gumelem Kulon, di mana TNI dan masyarakat berjalan seiring untuk mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Bagi warga, jalan yang sedang dibangun bukan sekadar hamparan beton. Jalan itu adalah harapan baru untuk mempercepat roda perekonomian desa, mempermudah akses menuju lahan pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Melalui tangan-tangan terampil seperti Tarno dan semangat pengabdian anggota Satgas TMMD Kodim 0704/Banjarnegara, setiap papan bekisting yang terpasang menjadi awal lahirnya jalan yang kokoh. Sebuah bukti bahwa pembangunan desa akan berhasil ketika semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus menjadi fondasi utama dalam membangun negeri dari desa.(Pendimbna).

