TMMD  

Senyum Satgas TMMD dan Penderes Nira Obrolan Hangat yang Menguatkan Semangat Membangun Desa

BANJARNEGARA, NUSANTARA POS – Mentari pagi baru saja menyinari lereng perbukitan di Dusun Kunir, RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Di sela-sela kesibukan pembangunan fisik dalam program TMMD Reguler ke-129 TA 2026, anggota Satgas TMMD Kodim 0704/Banjarnegara menyempatkan diri berhenti sejenak. Bukan untuk beristirahat, melainkan menyapa dan berbincang hangat dengan Sahudi, seorang penderes nira yang setiap hari menggantungkan hidupnya dari pohon kelapa.

Suasana penuh keakraban itu menjadi potret nyata bahwa TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, gorong-gorong, maupun fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, TMMD juga membangun kedekatan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan rasa saling peduli antara prajurit TNI dan masyarakat desa.

Dengan membawa peralatan sederhana, Sahudi baru saja turun dari pohon kelapa usai mengambil nira. Wajahnya tampak sumringah ketika disapa anggota Satgas TMMD. Obrolan pun mengalir santai, mulai dari hasil sadapan nira, proses pembuatan gula kelapa, hingga harapan masyarakat terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di desanya.

“Kalau jalan sudah bagus, kami yang setiap hari membawa hasil nira tentu akan lebih mudah. Tidak lagi khawatir saat musim hujan karena jalan licin,” ungkap Sahudi sambil tersenyum.

Bagi masyarakat Desa Gumelem Kulon, profesi sebagai penderes nira merupakan warisan turun-temurun yang menjadi sumber penghasilan keluarga. Setiap pagi mereka memanjat pohon kelapa, mengambil nira, lalu mengolahnya menjadi gula merah yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.

Anggota Satgas TMMD pun tampak antusias mendengarkan cerita kehidupan para penderes. Mereka juga memberikan motivasi agar masyarakat tetap semangat bekerja dan terus menjaga keselamatan saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kehangatan yang terjalin dalam perbincangan sederhana tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak ada sekat antara prajurit dan warga. Semua larut dalam suasana kekeluargaan yang menjadi kekuatan utama keberhasilan program TMMD.

Sementara itu, pembangunan berbagai sasaran fisik di Desa Gumelem Kulon terus berjalan sesuai rencana. Berkat semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat, pekerjaan dapat dilaksanakan dengan penuh kebersamaan sehingga manfaatnya kelak benar-benar dirasakan oleh warga.

Program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Selain menghadirkan pembangunan infrastruktur, TMMD juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.

Di balik suara cangkul, adukan semen, dan aktivitas pembangunan yang terus berlangsung, tersimpan kisah-kisah sederhana penuh makna. Salah satunya adalah obrolan hangat antara anggota Satgas TMMD dengan Sahudi, sang penderes nira. Sebuah pertemuan yang menggambarkan bahwa membangun desa tidak hanya dilakukan dengan tenaga, tetapi juga dengan kepedulian, kebersamaan, dan sentuhan kemanusiaan.

Senin (20/07/2026), momen sederhana itu menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, melainkan juga dari semakin eratnya hubungan antara TNI dan rakyat. Dari Desa Gumelem Kulon, semangat gotong royong terus tumbuh, menyatukan langkah membangun negeri, dimulai dari desa.(Pendimbna)