BOJONEGORO, NUSANTARA POS – Aromanya yang begitu khas meruap di udara siang, mengundang siapa saja untuk sejenak melepaskan penat dan lelah.
Di depan Balai Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, sebuah gerobak kayu sederhana yang diikat di atas sepeda motor menjadi pusat kehangatan.
Bukan hanya warga lokal, hari ini Sabtu (25/7/2026), gerobak milik Pak Sholeh diserbu oleh para prajurit berseragam loreng.
Kehadiran Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro terbukti tak sekadar mengubah lanskap fisik desa, tetapi juga memberikan napas baru bagi roda perekonomian para pelaku UMKM lokal.
Di sela-sela aktivitas fisik pembangunan desa yang menguras tenaga, tampak beberapa personel Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro membaur santai bersama warga.
Salah satunya adalah Prada Gery Isar Abdullah., yang bersama rekan-rekannya tampak asyik menikmati semangkuk bakso hangat buatan Pak Sholeh.
Meski hanya berjualan dengan mengandalkan rombong kayu di atas sepeda motor, racikan bakso Pak Sholeh sukses menjadi magnet favorit para prajurit TNI dan warga sekitar.
Sejak program TMMD ke- 129 tahun 2026 digulirkan di Desa Kesongo, omzet penjualannya melonjak signifikan dibandingkan hari-hari biasanya.
Wajah sumringah Pak Sholeh tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia mengaku sangat bersyukur, atas keberkahan yang dibawakan oleh para prajurit TNI.
“Alhamdulillah, sejak ada bapak-bapak TNI di sini, dagangan saya jadi jauh lebih ramai dari biasanya. Terima kasih banyak. Semoga kegiatan TMMD ini berjalan lancar dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat di sini,” ungkap Pak Sholeh dengan penuh rasa haru.
Bagi Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, membeli dagangan warga sekitar bukan sekadar untuk melepas lapar dan dahaga.
Lebih dari itu, aksi ini merupakan komitmen nyata dalam merangkul dan menggerakkan ekonomi kerakyatan secara langsung.
Prada Gery Isar Abdullah, mengatakan bahwa kegiatan program TMMD diniatkan untuk membawa dampak positif yang komprehensif bagi desa sasaran.
“Kami ingin keberadaan program TMMD tidak hanya memberikan manfaat melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga ikut menggerakkan dan menghidupkan perekonomian masyarakat. Dengan membeli dagangan warga, kami berharap usaha-usaha kecil seperti bakso milik Pak Sholeh bisa semakin hidup dan berkembang,” ucapnya.
Langkah kecil seperti melariskan jualan bakso keliling menegaskan hakikat sejati program TMMD yakni Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Pendekatan humanis dan kepedulian terhadap UMKM lokal ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada akselerasi infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek-aspek vital kesejahteraan warga.
Dari jalanan desa yang dibangun hingga semangkuk bakso yang dilariskan, TMMD hadir memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah menjadikan desa tidak hanya lebih maju secara fisik, tetapi juga lebih berdaya secara ekonomi.
