SEMUA  

Edukasi Literasi Keuangan di Semarak Rejeki 2026, Bank Bapas 69 Ingatkan Warga Waspada Judol dan Pinjol Ilegal

MAGELANG – Semarak Rejeki Undian 2026 menjadi ajang PT BPR Bank Bapas 69 (Perserod) untuk mengedukasi masyarakat agar cakap literasi keuangan. Bank milik Pemkab Magelang ini menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap maraknya judi online dan pinjaman online ilegal.

 

Direktur Utama Bank Bapas 69, Rohmad Widodo mengatakan, sebagai lembaga jasa keuangan, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat. Khususnya terkait maraknya judi online dan pinjaman online ilegal yang dapat menimbulkan dampak serius bagi keuangan, keluarga, maupun kehidupan sosial masyarakat.

 

“Kami mengimbau untuk selalu berhati-hati. Jangan memberikan data pribadi, identitas, maupun informasi rekening kepada orang yang tidak dikenal. Jangan mudah tergiur dengan tawaran mendapatkan uang secara instan, karena risikonya dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,” ujarnya di sela Jalan Sehat Semarak Rejeki Undian 2026 di Lapangan Pancuranmas, Secang, Kabupaten Magelang, Minggu (27/9).

 

Dia pun mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan dana untuk menyimpannya di Bank Bapas 69, karena pihaknya menjadi tempat untuk menyimpan dan mengelolanya dengan aman. Tabungan di Bank Bapas 69 juga memiliki berbagai manfaat, termasuk tidak dikenakan biaya administrasi dan kesempatan mengikuti program undian tabungan.

 

“Sementara bagi Bapak dan Ibu yang membutuhkan tambahan modal untuk usaha, Bank Bapas 69 siap menyediakan fasilitas kredit dengan bunga yang kompetitif,” katanya.

 

Sebagai lembaga jasa keuangan yang berizin dan diawasi OJK serta merupakan peserta penjaminan LPS, pihaknya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan produk dan layanan Bank Bapas 69 secara bijak.

 

“Mari kita kelola keuangan dengan cerdas, hindari judi online dan pinjaman ilegal, serta gunakan dana kita untuk sesuatu yang lebih bermanfaat bagi masa depan keluarga,” ajaknya.

 

Rohmad menyampaikan, undian tahun ini dilakukan 1 kali dalam setahun. Namun tidak mengurangi jumlah hadiah atau dengan jumlah hadiah sama seperti  tahun sebelumnya dengan jumlah hadiah 5 Mobil dan 10 Motor. Selain itu, ada pula hadiah pemerataan, yaitu 26 Sepeda Motor Honda Beat, 26 LED Android TV, 26 Mesin Cuci, dan 26 Sepeda MTB.

 

“Hari Jum’at (25/9) telah dilaksanakan Undian Utama Kredit berupa 10 unit sepeda motor dan Undian Pemerataan Tabungan dengan hadiah sebanyak 104 pcs. Pemenang undian utama kredit dimenangkan sebagian oleh PPPK Dinas RSUD Merah Putih, PPPK Damkar Kab Magelang, Bekang Akmil, PPPK Dinas Pendidikan Secang dan PPPK Dinas Kesehatan Muntilan. Lalu pemenang undian pemerataan tabungan sebagian dimenangkan oleh Nasabah Tabungan Utama, Tabungan Perangkat Desa, Tabungan ASN, Tabungan BLUD serta Tabungan Simpel,” jelasnya.

 

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta Bank Bapas 69 bukan hanya mengejar profit semat. Akan tetapi, sebagai bank milik pemerintah daerah diharap dapat memberikan dampak ke ekonomi masyarakat.

 

“Dampak itu bisa membangun masyarakat, meningkatkan daya beli masyarakat, dan skala prioritasnya adalah keberpihakan kepada kelas menengah ke bawah, ternasuk UMKM,” tandasnya.

 

Senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir bahwa keberadaan Bank Bapas 69 dapat terus tumbuh, berkembang, dan melayani masyarakat. Apalagi, Bank Bapas 69 memiliki program-program yang dapat membantu masyarakat.

 

“Terutama Bank Bapas 69 dapat membantu memberikan kredit bagi UMKM, sehingga dapat terus berkembang dan mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.