TMMD  

Lesehan Hangat Pererat TNI dan Warga

BANJARNEGARA, NUSANTARA POS – Terik matahari yang mengiringi pekerjaan pengecoran jalan tak menyurutkan semangat anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara. Saat waktu istirahat tiba, suasana berubah menjadi penuh kehangatan. Praka Lukas, prajurit dari Yonif 405/Suryakusuma, memilih duduk lesehan bersama warga menikmati makan siang di sela pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Senin (27/07/2026).

Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Beralaskan tikar sederhana, mereka menikmati hidangan yang sama sambil berbincang ringan. Canda tawa terdengar mengiringi makan siang itu, menghapus rasa lelah setelah sejak pagi bergotong royong mengerjakan pembangunan jalan yang menjadi harapan warga.

Bagi Praka Lukas, momen makan bersama bukan sekadar mengisi tenaga. Kebersamaan itu menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat masyarakat, mendengar cerita kehidupan mereka, sekaligus mempererat hubungan emosional yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD. Kehangatan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

Sementara itu, warga mengaku merasa bangga dapat bekerja dan berbagi kebersamaan dengan para prajurit. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membantu mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan suasana kekeluargaan yang membuat masyarakat semakin antusias bergotong royong setiap hari.

Usai menikmati makan siang, tanpa menunggu lama seluruh anggota Satgas dan warga kembali ke lokasi pekerjaan. Angkong kembali bergerak, mesin molen kembali berputar, dan adukan beton kembali dituangkan. Semangat yang sempat dipulihkan melalui kebersamaan saat istirahat menjadi energi baru untuk mengejar target pembangunan.

Melalui tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya menghadirkan jalan yang kokoh, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Dari makan lesehan yang sederhana itu, lahir nilai kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun desa dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Pendimbna).