BANJARNEGARA, NUSANTARA POS – Pengabdian dalam program TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara tidak hanya dilakukan dengan mengangkat batu atau mencampur adukan semen. Di balik lancarnya pekerjaan pembangunan di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, ada sosok Bu Sarijem (55) yang setiap hari dengan tulus membantu menyiapkan makanan untuk anggota Satgas TMMD dan warga yang bergotong royong. Senin (27/07/2026), asap dari dapur sederhananya kembali mengepul sejak pagi sebagai tanda dimulainya aktivitas memasak.
Dengan cekatan, Bu Sarijem mengolah berbagai bahan makanan menjadi hidangan sederhana namun penuh cita rasa. Baginya, makanan yang hangat bukan sekadar pengganjal perut, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para prajurit dan warga yang sejak pagi bekerja membangun desa. Setiap masakan disiapkan dengan penuh perhatian agar dapat dinikmati bersama saat waktu istirahat tiba.
Meski tidak berada di garis depan pembangunan fisik, peran Bu Sarijem memiliki arti yang sangat besar. Dukungan dari dapur membuat anggota Satgas dapat bekerja dengan tenang, sementara warga yang ikut bergotong royong merasa semakin bersemangat karena kebersamaan itu juga hadir dalam setiap sajian yang disediakan.
Bu Sarijem mengaku bahagia dapat ikut berpartisipasi dalam program TMMD. Menurutnya, memasak untuk Satgas adalah bentuk dukungan sederhana yang bisa ia berikan agar pembangunan di desanya segera selesai dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Suasana makan siang yang penuh keakraban menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya membangun jalan, talud, pos kamling, maupun rumah layak huni, tetapi juga membangun ikatan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat. Dari dapur kecil Bu Sarijem, lahir semangat gotong royong yang menghangatkan setiap langkah pengabdian.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara menghadirkan ruang bagi setiap warga untuk berkontribusi sesuai kemampuannya. Melalui ketulusan Bu Sarijem yang menyiapkan hidangan bagi Satgas TMMD, terlihat jelas bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh tenaga yang bekerja di lapangan, tetapi juga oleh kepedulian dan kebersamaan yang tumbuh dari hati masyarakat.(Pendimbna).

