BOJONEGORO, NUSANTARA POS – Sinar matahari siang itu terasa begitu menyengat di atas langit Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Namun, gumpalan hawa panas yang membakar kulit tak sedikit pun menyurutkan langkah prajurit TNI. Di atas kerangka atap yang belum rampung, tawa tipis dan peluh beradu dengan derap kerja cepat.
Pada Selasa (28/7/2026), suasana di RT.013 RW.006 tampak berbeda. Sejumlah anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro sibuk bahu-membahu dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Salah satu rumah yang tengah dikebut pengerjaannya adalah milik Mbah Samijan (71), warga setempat yang sudah lama merindukan hunian yang kokoh dan aman.
Dengan kehati-hatian tinggi, para personel TNI memanjat dan menyusun genteng satu demi satu. Kerja sama yang padu terlihat jelas saat prajurit di bawah dengan sigap menyerahkan kepingan genteng kepada rekannya yang bersiaga di atap.
Tak ada keluh, hanya komitmen agar atap penjelang hujan dan peneduh dari terik itu segera rampung.
Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa percepatan pengerjaan peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) menjadi fokus utama timnya demi kenyamanan warga.
“Panas matahari bukan menjadi penghalang bagi anggota Satgas. Kami tetap bekerja maksimal agar seluruh sasaran RTLH dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujar Lettu Ckm Purnomo dengan mantap.
Bagi Mbah Samijan, pemandangan para prajurit berseragam loreng yang bekerja tanpa kenal lelah di atas rumahnya menghadirkan rasa haru yang mendalam.
Ia mengaku tak mampu menyembunyikan rasa syukur atas uluran tangan yang diterimanya.
“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Meski cuaca sangat panas, mereka tetap semangat bekerja. Semoga semua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tutur Samijan dengan suara bergetar menahan haru.
Melalui program TMMD ke-129 ini, TNI tidak sekadar merenovasi tembok bata ringan atau menyusun genteng tua.
Lebih dari itu, setiap helai keringat yang menetes di Desa Kesongo adalah bukti nyata hadirnya TNI di tengah kesulitan rakyat menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar jargon, melainkan ikatan nyata yang menghadirkan senyum dan harapan baru.

