Tuban – Nusantarapos.co.id- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban terus berkomitmen meningkatkan pemahaman dan kepatuhan perpajakan instansi pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Edukasi Kewajiban Perpajakan bagi Instansi Pemerintah Pusat/Vertikal yang diselenggarakan pada Rabu (5/8) di Aula KPP Pratama Tuban.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh bendahara serta petugas yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kewajiban perpajakan pada masing-masing instansi pemerintah pusat yang berada di wilayah kerja KPP Pratama Tuban.
Materi edukasi disampaikan oleh Penyuluh Pajak KPP Pratama Tuban, Dafit Khoirul Rusda. Dalam pemaparannya, Dafit menjelaskan berbagai aspek penting yang harus dipahami bendahara pemerintah, mulai dari tata cara pemotongan dan pemungutan pajak, penyetoran, hingga pelaporan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan di instansi masing-masing. Melalui sesi tanya jawab, peserta memperoleh penjelasan dan solusi atas berbagai permasalahan yang muncul dalam praktik sehari-hari.
Kepala KPP Pratama Tuban, Hanis Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Pajak dalam memberikan pendampingan kepada instansi pemerintah agar mampu menjalankan kewajiban perpajakan secara benar dan sesuai ketentuan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para bendahara dan pengelola keuangan instansi pemerintah pusat semakin memahami hak dan kewajiban perpajakan, sehingga dapat melaksanakan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak secara tepat waktu, tepat jumlah, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Hanis.
KPP Pratama Tuban akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi dan asistensi kepada seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kepatuhan pajak yang berkelanjutan serta mendukung optimalisasi penerimaan negara. (*/Fie).

