BOJONEGORO – Suasana berbeda terlihat di SDN Kesongo 1, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (25/7/2026). Meski bertepatan dengan hari libur sekolah, puluhan siswa tetap hadir dengan penuh semangat untuk mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan materi dasar baris-berbaris, mulai dari sikap sempurna, hadap kanan-kiri, hingga langkah tegap dan kekompakan gerakan.
Dengan penuh kesabaran, personel Satgas memberikan contoh gerakan secara langsung, kemudian membimbing para siswa mengulanginya hingga benar. Sesekali terdengar aba-aba yang lantang disambut gerakan serempak para peserta. Meskipun masih duduk di bangku sekolah dasar, para siswa mengikuti setiap instruksi dengan antusias dan tidak sedikit yang berusaha memperbaiki gerakan agar semakin kompak bersama teman-temannya.
Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro menjelaskan bahwa pelatihan PBB bukan semata mengajarkan teknik baris-berbaris, melainkan menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa percaya diri sejak usia dini. “Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, pembentukan karakter harus dimulai sejak dini. Melalui latihan PBB, mereka belajar mematuhi aturan, bekerja sama, menghargai aba-aba, dan membangun rasa tanggung jawab. Kami senang melihat semangat mereka tetap tinggi meskipun kegiatan dilaksanakan saat hari libur,” ujar salah seorang anggota Satgas.
Salah seorang siswa mengaku senang bisa berlatih bersama bapak-bapak TNI karena mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan agar dirinya dan teman-temannya semakin disiplin dan percaya diri.
Kehadiran Satgas TMMD di SDN Kesongo 1 tidak hanya mendukung pembangunan fisik di Desa Kesongo, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kedisiplinan, sehingga lahir anak-anak yang tangguh, tertib, dan memiliki semangat kebangsaan sejak usia sekolah dasar.

