TMMD  

Rumah Baru Penuh Harapan, Satgas TMMD Kebut Finishing RTLH di Desa Kesongo

BOJONEGORO – Harapan baru mulai menyelimuti keluarga Bapak Koko Margono seiring percepatan penyelesaian pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro. Memasuki tahap finishing pada Minggu (2/8/2026), Satgas TMMD memfokuskan pekerjaan di rumah yang berada di Dusun Krebet, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pengecatan dinding bagian depan serta penyelesaian pengecoran kuda-kuda dan ring balok penyangga atap menjadi prioritas agar rumah segera siap ditempati.

 

Pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan semangat gotong royong. Personel Satgas TMMD bersama warga saling bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan meski cuaca cukup terik. Finishing yang dikebut tetap mengedepankan kualitas sehingga rumah yang dibangun tidak hanya terlihat lebih indah, tetapi juga memiliki struktur yang kokoh dan aman bagi penghuninya.

 

Dan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa setiap sasaran RTLH harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Kami terus mempercepat proses finishing tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Rumah yang dibangun harus benar-benar layak huni, nyaman, dan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat,” jelasnya.

 

Dengan wajah penuh rasa syukur, Bapak Koko Margono mengungkapkan kebahagiaannya melihat rumahnya yang hampir rampung. “Dulu kami tidak membayangkan rumah ini bisa berubah seperti sekarang. Terima kasih kepada Satgas TMMD dan warga yang telah bekerja dengan penuh kepedulian. Rumah ini menjadi harapan baru bagi keluarga kami untuk menjalani kehidupan yang lebih nyaman,” tuturnya.

 

Melalui program RTLH TMMD Ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumah baru yang kini memasuki tahap akhir pembangunan menjadi simbol nyata hadirnya semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Desa Kesongo.