DAERAH  

Ketua DPRD Samsul Hidayat Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Mini Antar SD, Jaring Bibit Atlet Berkarakter

PASURUAN, NUSANTARAPOS – Lapangan Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dipenuhi sorak-sorai dan semangat juang ratusan siswa Sekolah Dasar. Sebanyak 36 tim SD dari se-Kecamatan Gempol ambil bagian dalam Turnamen Sepak Bola Mini Antar SD yang berlangsung meriah, mulai 2 hingga 5 September 2026. Kompetisi ini resmi dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, dan dirancang khusus sebagai wadah strategis untuk menjaring sekaligus membina bibit atlet muda sejak usia dini.

Kegiatan ini digelar bertepatan dengan dua momen istimewa sekaligus: HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1.097, sehingga setiap pertandingan kian sarat makna dan semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Samsul Hidayat yang akrab disapa Lek Sul mengapresiasi antusiasme luar biasa para peserta, guru pendamping, panitia, dan warga yang hadir.

“Walaupun ini tingkat kecamatan, kemeriahan dan semangatnya luar biasa. Bahkan menurut saya, atmosfernya sudah seperti turnamen tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya

Lebih dari sekadar ajang bertanding, turnamen ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai luhur olahraga sejak dini: sportivitas, disiplin, kejujuran, kerja sama tim, dan jiwa pantang menyerah. Samsul berharap, dari lapangan ini lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia.

Komitmen dukungan terhadap pembinaan olahraga dan generasi muda pun ditegaskan. Samsul mengumumkan, pada Oktober 2026 mendatang, akan digelar turnamen bola voli tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Gempol dengan anggaran yang telah disiapkan. Selain itu, alokasi dana sebesar Rp25 juta juga disiapkan untuk peringatan Hari Santri Nasional, yang dikelola secara transparan oleh K3S dan KKG Kecamatan Gempol.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa kompetisi di usia muda bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan tentang membentuk karakter dan membangun fondasi masa depan anak-anak.

“Ini menjadi bekal berharga bagi anak-anak kita untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, semangat kerja sama, fair play, serta sportivitas sejak dini. Nilai-nilai inilah yang kelak menjadi fondasi karakter mereka,” tutur Tri Krisni Astuti.

Turnamen ini berlangsung dengan sistem pertandingan yang ketat namun tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berkelanjutan di berbagai kecamatan, sehingga semakin banyak bibit talenta muda yang terjaring dan dibina secara terarah.

Dari Gempol, Kabupaten Pasuruan berharap lahir atlet-atlet berprestasi dan berkarakter yang kelak mampu mengharumkan nama daerah, bahkan nama bangsa di kancah yang lebih luas.(Aryo).