SIDOARJO, NUSANTARAPOS – City Gas Tour 2026 sukses digelar di Sidoarjo, tepatnya di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (6/9/2026). Program ini diselenggarakan oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina dalam rangka meningkatkan edukasi mengenai pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga, usaha kecil, komersial hingga industri.
PGN juga bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendorong perluasan pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang praktis, aman dan ramah lingkungan, khususnya sektor UMKM di wilayah Sidoarjo.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Moh. Bahrul Amiq, mengatakan kebutuhan energi ramah lingkungan semakin penting seiring tingginya aktivitas masyarakat dan perekonomian di Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo memiliki 18 kecamatan dan 353 desa/ kelurahan dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa, atau mencapai 2,3 juta jika memperhitungkan mobilitas penduduk siang dan malam.
“Sidoarjo dikenal sebagai daerah UMKM yang tumbuh dan berkembang sedemikian rupa. Oleh karenanya, kehadiran energi ramah lingkungan itu menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang pertumbuhan UMKM,” kata Amiq.
Menurut Amiq, penggunaan energi ramah lingkungan juga berkaitan dengan upaya memperbaiki kualitas lingkungan hidup Sidoarjo. Ia menyebut emisi kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang terbesar pencemaran udara. “Sumbangsih emisi terbesar berasal dari kendaraan bermotor yaitu sekitar 60 persen,” ujarnya.
Selain kendaraan bermotor, Amiq menyoroti masih adanya aktivitas ekonomi yang menggunakan bahan bakar tidak ramah lingkungan, termasuk pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan bakar. Oleh karena itu, ia berharap pelaku usaha dapat didorong untuk beralih menggunakan gas bumi, sehingga kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas lingkungan.
Amiq menegaskan Pemkab Sidoarjo siap berkolaborasi dengan PGN untuk memperluas pemanfaatan gas bumi. Menurutnya, gas bumi dapat menjadi salah satu pilihan energi untuk mendukung kegiatan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan bagi generasi mendatang. “Kita cintai negeri kita, kita cintai generasi kita dengan berkontribusi untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan penyediaan energi gas bumi yang ramah lingkungan,” katanya.
Area Head PGN Wilayah Sidoarjo, Heri Frastiono, mengatakan City Gas Tour 2026 hadir di Sidoarjo ditengah potensi pemanfaatan gas bumi yang cukup di wilayah tersebut. Senada dengan Amiq, Heri menyatakan bahwa Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu penyangga ekonomi di Jawa Timur. Seiring dengan pertumbuhan manufaktur dan UMKM hingga pemukiman, gas bumi dapat hadir sebagai energi yang aman, efisien dan ramah lingkungan.
Antusiasme masyarakat dalam City Gas Tour di Sidoarjo cukup tinggi. Lebih dari 500 peserta mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk Fun Walk yang dipadukan dengan aksi membersihkan sampah di sepanjang rute. “Dalam kegiatan City Gas Tour, kami mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan, sekaligus menggiatkan pemahaman mengenai energi yang bersih, ramah lingkungan, praktis yaitu gas bumi,” ujar Heri.
Dalam rangakaian kegiatan City Gas Tour, PGN turut menggelar demo memasak menggunakan produk GasLink berbasis gas bumi beyond pipeline yaitu compressed natural gas (CNG). Heri menjelaskan bahwa Gaslink dapat menjadi alternatif bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang belum terjangkau jaringan pipa gas. “Dengan menggunakan gas bumi untuk memasak, selain lebih bersih api yang dihasilkan cepat merata sehingga proses memasak menjadi lebih efisien, praktis dan memudahkan kebutuhan dapur sehari-hari,” katanya.
PGN juga menggelar edukasi mengenai keselamatan penggunaan gas bumi. Gas bumi dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari memasak, pemanas air, oven hingga kebutuhan usaha laundry. Dengan demikian faktor – faktor keselamatan perlu diketahui demi keamanan dan keselamatan bersama, termasuk cara mitigasi apabila terjadi kendala maupun insiden.
Heri menambahkan, PGN akan terus melakukan sosialisasi penggunaan gas bumi secara masif melalui berbagai cara, termasuk door-to-door, media sosial, media elektronik, media cetak serta kegiatan komunitas seperti PKK. Menurutnya, pemahaman masyarakat akan mendorong semakin luasnya penggunaan gas bumi sebagai energi yang bersih, praktis dan efisien.
Ke depan, PGN berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam memperluas jangkauan pemanfaatan gas bumi di Sidoarjo dapat terus diperluas, baik melalui pengembangan infrastruktur maupun peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(Aryo).

