MUSIK  

Annisa Dalimunthe Rilis ‘Hari Istimewa’, Single Upbeat untuk Rayakan Ulang Tahun

Jakarta, Nusantarapos – Penyanyi cilik diaspora berbakat, Annisa Dalimunthe, resmi merilis single keempatnya yang bertajuk “Hari Istimewa” pada 26 September lalu, sebuah karya yang diproyeksikan menjadi lagu ulang tahun anak terfavorit dan kini sudah dapat dinikmati di seluruh Digital Streaming Platform (DSP).

Setelah merilis “Anugerah Terindah”, “Alhamdulillah (cover)”, dan “Merah Putih Gemilang”, Annisa kembali menyapa pecinta musik anak Indonesia melalui lagu yang ceria dan penuh kebahagiaan.

Di usianya yang baru 7 tahun, Annisa terus menunjukkan konsistensinya dalam membangun katalog musik anak Indonesia. Berbeda dari karya-karya sebelumnya, “Hari Istimewa” hadir dengan warna musik yang lebih upbeat, festive, danceable, dan teatrikal, dengan sentuhan aransemen yang luas sehingga dapat dinikmati oleh berbagai generasi.

“Aku ingin lagu ini membuat anak-anak merasa bahagia dan ingin bernyanyi serta menari. Semoga lagu ini bisa dipakai saat ulang tahun atau saat merayakan hari yang spesial bersama keluarga dan teman-teman,” ujar Annisa melalui Siaran Pers, Senin (5/10/2026).

“Hari Istimewa” membawa pesan sederhana namun universal, bahwa setiap orang memiliki momen yang layak dirayakan. Lagu ulang tahun anak ini berbicara tentang kebahagiaan, tentang keluarga, teman, merayakan hidup, dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk bernyanyi dengan suara mereka sendiri.

Dengan karakter musik yang ceria dan penuh warna, aransemen musik broadway-inspired di lagu ini memberikan energi pertunjukan yang besar agar dapat dinyanyikan bersama dengan penuh semangat. Proses produksi melibatkan musisi profesional; diciptakan dan diproduksi oleh Caturadi Septembrianto, permainan gitar oleh Monty, direkam di Art Sound Studio oleh Hardi, serta mixing dan mastering dikerjakan oleh Raja di Ruang Hampa Studio.

Karakter vokal Annisa yang masih cadel pada huruf “R” sengaja dipertahankan sebagai bagian dari identitas keaslian vokalnya.

Sebagai anak diaspora Indonesia yang tumbuh di Kuala Lumpur, Malaysia, Annisa memiliki perjalanan unik dalam memperkenalkan karya Indonesia ke audiens internasional. Untuk pertama kalinya dalam karya orisinalnya, Annisa menggunakan bahasa Inggris pada bagian reff. Penggunaan bahasa ini menjadi jembatan agar pesan lagu dapat lebih mudah dipahami oleh pendengar dari berbagai negara, tanpa meninggalkan identitas ke-Indonesia-annya.

Di luar aktivitas bernyanyi dan modelling, Annisa saat ini menjalankan peran resmi sebagai Duta Anak Indonesia 2026 – Anti Bullying dari Komnas Perlindungan Anak DKI Jakarta. Peran tersebut semakin memperkuat komitmennya untuk terus menghasilkan karya yang positif, aman, dan relevan di tengah derasnya arus konten digital yang dikonsumsi anak-anak.