DAERAH  

Hingga Desember 2026, Diharapkan Realisasi Investasi di Kabupaten Madiun Tembus 100%

MADIUN, NUSANTARAPOS, – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar kegiatan ‘Penganugerahan Kepatuhan Investasi Kabupaten Madiun Tahun 2026’ di Ballroom salah satu hotel di Kota Madiun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, menyampaikan penganugerahan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada pelaku usaha yang memenuhi ketentuan setelah memperoleh izin operasional. Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan pengawasan dan pengendalian perizinan berusaha serta mendorong peningkatan realisasi investasi di Kabupaten Madiun.

Penilaian ‘Anugerah Kepatuhan Investasi 2026′ ini, tentunya didasarkan pada tujuh indikator, yakni kepatuhan penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), kepatuhan pembayaran pajak dan retribusi, pengelolaan lingkungan hidup, pengelolaan tenaga kerja,

Selanjutnya adalah kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, kemitraan dengan pelaku usaha, serta mitigasi bencana kebakaran. Indikator mitigasi kebakaran ini, tentunya menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan dalam penilaian tahun ini.

“Pemberian penghargaan kepada perusahaan yang memiliki kepatuhan terhadap regulasi melalui Anugerah Kepatuhan Investasi Kabupaten Madiun, tahun ini adalah sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Anang, Selasa 27 Oktober 2026.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun’ dr. Purnomo Hadi, menjelaskan kepatuhan terhadap regulasi harus berjalan seiring dengan upaya pemerintah memberikan kemudahan berinvestasi. Sebab, investasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mewujudkan target ‘Indonesia Emas 2045′.

Untuk itu, Pemda Kabupaten Madiun terus berupaya memberikan kemudahan kepada investor sesuai regulasi yang berlaku. Diharapkan para investor taat terhadap seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga investasi di Kabupaten Madiun dapat berkembang dengan baik dan memberikan kemajuan serta kesejahteraan bagi masyarakat.

“Karena itu, Pemda Kabupaten Madiun terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan dan fasilitasi berbagai proses perizinan,” terangnya.

Menurutnya upaya tersebut mencakup penyelesaian persoalan lahan, perizinan lingkungan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dengan melibatkan perangkat daerah terkait. Mengingat, investasi menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun.

Berdasarkan data triwulan II 2026 ini, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 7,48%, yang disebutnya sebagai capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir. Untuk realisasi investasi hingga September 2026 lalu, telah melampaui 90% dari target tahunan. Karena itulah, Pemda Kabupaten Madiun berharap bahwa realisasi tersebut dapat menembus 100% hingga akhir tahun nanti.

“Jadi, melalui Anugerah Kepatuhan Investasi 2026 inu, kami berharap perusahaan semakin meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan, perpajakan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan keselamatan kerja,” tegasnya.

dr. Pur (akrab disapa) menambahkan dengan sinergi antara Pemda dan pelaku usaha, investasi di Kabupaten Madiun diharapkan semakin berkembang, membuka peluang kerja, serta memperkuat perekonomian daerah.

Diinformasikan hadir dalam kegiatan ini yakni Wakil Bupati Madiun’ dr. Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun’ Sigit Budiarto, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, serta sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan dunia usaha.*