Beri Nama “Berani”, Ini Harapan Danrem Erwin untuk Kodim 0810/Nganjuk

Danrem saat memberikan arahan kepada prajurit dan Persit Kodim 0810/Nganjuk di KDKMP Nglawak.

Nganjuk – Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Erwin Agung memberikan identitas khusus bagi Kodim 0810/Nganjuk dengan sebutan “Berani”. Sebutan tersebut diharapkan menjadi semangat dan karakter yang melekat pada setiap prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas dan pengabdian.

“Saya berani nama Kodim 0810/Nganjuk ini ‘Berani’. Keberanian itu bukanlah ketiadaan rasa takut, melainkan kesediaan untuk menerima tantangan, melaksanakan tugas, dan tidak pantang menyerah,” katanya saat memberikan arahan kepada prajurit dan Persit di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jumat (30/10/2026).

Dalam arahannya, ia juga mengenalkan visi kepemimpinannya yang ingin dibangun di satuan Korem 081/DSJ dan jajaran, yakni handal, profesional, dan proporsional.

Karakter handal, menurutnya, prajurit harus dapat dipercaya, memiliki kompetensi yang mumpuni, konsisten dalam mencapai keberhasilan, serta berani menyampaikan kondisi yang sebenarnya agar setiap persoalan dapat dicarikan solusi secara cepat dan tepat.

Selanjutnya, profesional berarti setiap prajurit harus senantiasa berpegang teguh pada jati diri TNI dan menjalankan tugas sesuai UU TNI No. 3 Tahun 2025. Sementara proporsional berarti mampu bertindak sesuai porsi, kewenangan, serta tanggung jawabnya masing-masing.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Danrem Erwin mengajak untuk menyamakan langkah dan persepsi.

Lanjut, ia mengingatkan seluruh prajurit dan keluarga agar menjauhi judi online dan tidak mudah tergoda oleh berbagai tawaran bisnis yang menjanjikan keuntungan secara instan. Ia meminta anggota tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI.

Terkait tantangan tugas ke depan, Pamen TNI AD tersebut secara khusus menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi salah satu perhatian pemerintah sesuai arahan Presiden. Untuk itu, Babinsa diminta memahami kondisi wilayah binaannya serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi karhutla.

Danrem juga memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Kodim 0810/Nganjuk dalam menjadikan KDKMP Nglawak sebagai percontohan di Indonesia. Ia berharap, prestasi tersebut dapat memotivasi satuan lain di jajarannya.

“KDKMP di Desa Nglawak ini sebelumnya sempat mendapatkan kunjungan dari Bapak Presiden dan Bapak Kasad, serta dijadikan sebagai pilot project, central of excellence, central of gravity untuk pembangunan KDKMP di Indonesia,” ujarnya.

“Oleh karena itu, diharapkan pencapaian ini dapat menjadi penyemangat bagi jajaran Kodim lain di bawah Korem 081/DSJ untuk bisa menyamai atau bahkan melampaui prestasi yang telah diraih oleh Kodim 0810/Nganjuk,” pungkasnya.