DAERAH  

Empat Poin Catur Satya Dibacakan dalam Dekelarasi Kerukunan Bangsa

Foto : Para penari yang tampil dalam acara Dekelarasi Kerukunan Bangsa di Kantor Gubenur Jateng, Minggu (15/9/19). (Budi supriyatno).

NUSANTARAPOS’– Deklarasi kerukunan bangsa bernama Catur Satya empat poin dibacakan di jawa tengah kampung Bhinneka bertempat di kantor gubenur Jawa Tengah, minggu (15/9/19) pagi. Pembacaan deklerasi tersebut dibacakan, usai flashmob Indonesia menari di gelar.

Pembacaan Catur Satya yang dibacakan oleh anggota forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (Perantara), yaitu Pitter Telaumbanua dan Penina Melia Be Sitepu. Pembacaan Catur Satya di mulai pukul 08.15 WIB bersama dengan anggota Badan Kesbangpol Jateng, serta anggota masyarakat yang pagi ini berkumpul di kantor Gubenur Jateng.

“Empat poin Catur Satya ini, terkait kerukunan bangsa. Nantinya, setelah Catur Satya dibacakan, masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah bisa menerapkannya pada kehidupan mereka sehari-hari,” jelas Penina Melia di kantor Gubenur Jateng.

Keempat poin-poin itu, kata Penina, di antaranya, 1. Bertekad memperkokoh Jawa Tengah sebagai rumah bhinneka tunggal ika dan benteng Pancasila. 2. Menolak segala bentuk diskriminasi, intoleransi, radikalisme, terorisme, hoaks, dan sikap ujaran kebencian. 3. Bertekad mempererat persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa, tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar golongan. 4. Bertekad menempuh jalan kebudayaan untuk memperkuat Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga usai acara dari Deklaeasi ini, masyarakat dapat mengingat pesan yang terkandung didalamnya. Dan semoga Tuhan yang Maha Esa meridhoi, memberkahi, dan memudahkan usaha luhur kita semua demi kerukunan antar masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Acara Deklarasi kerukunan bangsa ini merupakan hasil dari dialog kebangsaan serta pendalaman oleh pihak-pihak terkait yang dilakukan Sabtu (14/9/19) kemarin. (Bud).