DAERAH  

Sekda Trenggalek Pantau Langsung Seleksi PPPK Guru Formasi 2021

TRENGGALEK,NUSANTARAPOS, – Digelar di tiga lokasi, pelaksanaan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru di Trenggalek menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk memastikan proses berjalan dengan lancar, Sekertaris Daerah Joko Irianto melaksanakan turun lapangan untuk meninjau pelaksanaan seleksi PPPK guru yang rencana digelar di tiga titik lokasi.

“Seleksi PPPK untuk tenaga guru ini sendiri diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan,” kata Sekda Trenggalek Joko Irianto, Selasa (14/9/2021).

Disampaikan Joko Irianto, pelaksanaan seleksi PPPK guru sendiri digelar di tiga titik lokasi tentu dengan menerapkan protokol kesehatan ditengah wabah Covid-19 ini.

Penerapan protokol kesehatan dipantau langsung Dinas Kesehatan yang bekerjasama dengan Satuan Polisis Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-PMK) Trenggalek.

“Kami juga telah melihat jalannya seleksi PPPK berjalan tertib dan aman,” ungkapnya.

Atas pelaksanaan seleksi ini Joko Irianto berharap peserta menaati ketentuan yang telah disyaratkan. Selain itu pihaknya mendoakan akan ada banyak guru yang terjaring pada seleksi PPPK kali ini.

Dengan begitu banyak guru yang menduduki formasi yang diseleksikan dan Guru K2 semakin berkurang. Dari total terdapat 202 peserta dari 3 titik lokasi seleksi PPPK di Trenggalek ini.

“Dari total tersebut, 5 peserta berhalangan hadir, 3 peserta tidak hadir dikarenakan harus menjalani Treatment Covid 19, 1 sakit dan 1 orang tanpa keterangan,” imbuhnya.

Senada diterangkan Nurudin Boedy selaku Sekretaris BKD Trenggalek, pihaknya menuturkan untuk test PPPK guru ini dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan.

Pelaksanaan untuk mengisi kekurangan guru ini bekerjasama dengan Provinsi Jawa Timur. Dilaksanakan di 3 titik lokasi yakni SMA 1 Karangan, SMK Pogalan dan SMA 1 Durenan.

Pastinya, formasi ini untuk pengisian formasi tahun 2021 yang sudah disesuaikan dan disetujui oleh Menteri PAN-RB beberapa saat yang lalu.

“Jadwal tes PPPK ini, sehari 2 sesi dan dilaksanakan sampai dengan tanggal 17 September mendatang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk hasilnya akan diumumkan secara tekhnis oleh Kementrian Pendidikan. Panitia seleksi murni dari kementrian pendidikan.

Pihaknya melalui pemerintah daerah hanya membantu kesiapan dan kelengkapan penyelenggaraan seleksi ini agar memenuhi protokol kesehatan.

“Untuk memenuhi hak tersebut, seleksi PPPK guru ini diawasi Satpol PP yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan,” pungkasnya.