Perhimpunan Pemuda Penegak Hukum Dukung Penyatuan KNPI

  • Bagikan

JAKARTA, NUSANTARAPOS – Organisasi Kepemudaan (OKP) Perhimpunan Pemuda Penegak Hukum (P3H) mendukung penyatuan kembali Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai wadah organisasi pemuda seluruh Indonesia.

“Penyatuan ini merupakan sebuah komitmen bersama para pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia”, ujar  Ketua Umum Perhimpunan Pemuda Penegak Hukum (P3H) Guntur Setiawan, SH, MM dalam perbincangan dengan redaksi di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Menurut Guntur sapaan akrabnya, penyatuan ini juga harus melibatkan seluruh ‘Stake Holder’ yakni OKP yang berhimpun di KNPI sebagai langkah penyatuan yang merupakan harapan bersama para OKP ditingkat Nasional dan Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) dengan menginginkan Pemuda Indonesia (KNPI) bersatu.

Perpecahan di dalam tubuh DPP KNPI saat ini tidaklah mencerminkan sebuah kesatuan pemuda di Indonesia, apalagi KNPI merupakan kawah candradimuka dari banyaknya organisasi kepemudaan di tanah air, sebut Guntur.

“Kami dari OKP P3H berharap seluruh elemen OKP dan Ormas yang berada di bawah naungan KNPI sama-sama mendukung penyatuan wadah organisasi pemuda ini dan tidak ada lagi sejarah perpecahan diantara pemuda sehingga kedepan Pemuda dapat bersatu mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional”, tegas mantan bendahara umum PP GPII ini.

Di ketahui sebelumnya, tiga kelompok kepimpininan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) akhirnya sepakat untuk islah dan berencana akan menggelar kongres bersama di tahun 2021 ini.Hal ini terlihat dengan bertemunya tiga tokoh KNPI yaitu Ketua Umum Kongres XVI Lombok NTB Raden Andreas Wardhana, KNPI kubu Mustahuddin, dan Ketua Umum KNPI kubu Noer Fajrieansyah di Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jalan Rasuna Said, Jakarta Pusat pada Minggu (10/10/21).

Kami bertiga sepakat agar KNPI bersatu. Jadi kalau ada kelompok yang mengatasnamakan KNPI tapi tidak mau menyatu, itu artinya ingin menjadikan organisasi pemuda ini untuk kepentingan pribadi. Tapi kita bertiga sepakat siap berkorban untuk KNPI,” tegas Fajri. (mars/*)

 

  • Bagikan