JAKARTA, NUSANTARAPOS – Bursa saham Wall Street menutup sesi perdagangan Jumat (5/9/2025)lebih tinggi, dipicu data Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang jauh di bawah perkiraan.
Laporan pekerjaan Agustus mencatat penambahan hanya 22.000 pekerjaan, dibandingkan estimasi 73.000–75.000, sehingga meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve.
Indeks NASDAQ 100 dan kontrak E-mini NASDAQ rebound setelah sempat koreksi intraday. Investor menilai data NFP yang lemah memberi ruang bagi Fed untuk menurunkan suku bunga, mendorong sentimen bullish pada saham teknologi.
Beberapa saham utama mencatat lonjakan signifikan. Broadcom naik sekitar 14% pasca laporan laba kuartalan solid dan proyeksi pertumbuhan pendapatan berbasis AI. Nvidia stabil setelah investor mencerna hasil kuartalannya, sementara Lululemon turun hampir 20% karena memangkas proyeksi laba tahunan.
Tesla naik 2% setelah pengumuman paket kompensasi baru untuk CEO Elon Musk, dan Samsara melonjak 13% pasca hasil Q2 yang lebih baik dari perkiraan.
Kontrak E-mini NASDAQ sempat sideways di area 23.600–23.650, lalu rebound ke 23.640–23.650. Analis menilai pasar masih menimbang antara harapan pemangkasan suku bunga Fed dan potensi koreksi teknikal.
Breakout di atas 23.650 dapat memicu bullish continuation, sementara breakdown di bawah 23.600 berpotensi melanjutkan koreksi.
Investor diminta memperhatikan level support di 23.600 dan resistance 23.650–23.668 untuk mengantisipasi arah pasar intraday berikutnya.

