BISNIS  

PT Pegadaian Dorong Sinergi UMKM Lewat Sosialisasi Program Pemberdayaan UMKM Bertajuk “UMKM Berjaya, Ekonomi Merdeka”

SURABAYA, NUSANTARAPOS – PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Pemberdayaan UMKM dengan tema “UMKM Berjaya, Ekonomi Merdeka, Bersama PT Pegadaian” yang digelar di Hotel Morazen, Surabaya, pada Senin, (13/10/2025.)

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pelaku UMKM, asosiasi pengusaha, serta mitra strategis Pegadaian. Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pegadaian dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pemberdayaan dan pembiayaan bagi pelaku UMKM di Jawa Timur.

Hadir dalam acara tersebut, Komisaris PT Pegadaian Bapak Kukrit Suryo Wicaksono, yang menyampaikan bahwa Pegadaian terus berupaya menjadi mitra terpercaya dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

“Pegadaian berkomitmen untuk tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang tumbuh bersama masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak seperti KADIN, HIPMI, dan IWAPI, kami berharap dapat memperkuat ekosistem UMKM agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu bersaing di era digital,” ujar Bapak Kukrit Suryo Wicaksono, Komisaris PT Pegadaian.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Bapak Beni Martina Maulan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pegadaian terhadap pelaku usaha di Jawa Timur, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan dan akses permodalan.

“Melalui program pemberdayaan UMKM ini, Pegadaian ingin hadir lebih dekat dengan para pelaku usaha, memberikan edukasi, serta membuka peluang kolaborasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami yakin, sinergi yang kuat akan membawa UMKM semakin berjaya dan berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional,” tutur Bapak Beni Martina Maulan.

Dengan semangat “UMKM Berjaya, Ekonomi Merdeka”, PT Pegadaian berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah inspiratif untuk mendorong terciptanya wirausaha tangguh dan mandiri di berbagai sektor.

Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian juga memiliki ragam produk dan layanan seperti investasi berbasis emas yang dapat dimiliki oleh masyarakat dengan cara yang mudah, diantaranya Tabungan Emas, Cicil Emas dan Arisan Emas.

Sementara untuk produk pembiayaan, Pegadaian menyediakan produk pembiayaan Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan hingga KUR Syariah. Tergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021, Pegadaian bersama BRI dan PNM berkomitmen dalam mendukung UMKM untuk naik kelas.

Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan sosial yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Dengan berbagai inovasi layanan dan program sosial, Pegadaian terus berupaya menciptakan dampak positif bagi komunitas dan masyarakat secara luas.

Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor usaha Bulion dengan mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Layanan Bank Emas Pegadaian yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.

Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses baik secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat di unduh melalui AppStore maupun PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id. (Aryo).