Tak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online

SURABAYA, NUSANTARAPOS – 3 April 2026 – Kabar baik bagi masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya. Kini, peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu lagi datang lebih awal hanya untuk mengantre panjang saat mengurus klaim. Melalui layanan antrean online Lapak Asik, proses klaim menjadi jauh lebih praktis, cepat, dan nyaman.

Di tengah aktivitas warga Surabaya yang padat, waktu menjadi hal yang sangat berharga. Menjawab kebutuhan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan inovasi layanan digital yang memungkinkan peserta mengambil nomor antrean dari mana saja, tanpa harus datang dan menunggu lama di kantor cabang.

Kepala Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti, menyampaikan bahwa layanan ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman baik bagi peserta, khususnya dalam hal kemudahan dan kenyamanan.

“Kami ingin peserta merasa dilayani dengan lebih mudah dan nyaman. Tidak perlu lagi datang pagi-pagi untuk antre, cukup ambil antrean dari rumah melalui Lapak Asik, lalu datang sesuai jadwal. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Melalui sistem antrean online ini, peserta cukup mengakses layanan secara daring, memilih jenis layanan yang dibutuhkan, menentukan jadwal kedatangan, serta mengisi data yang diperlukan. Setelah itu, peserta akan mendapatkan nomor antrean digital yang dapat digunakan saat datang ke kantor cabang sesuai waktu yang telah dipilih.

Selain memberikan kemudahan, penerapan sistem ini juga membuat suasana pelayanan menjadi lebih tertib dan teratur. Jumlah peserta yang datang dapat terdistribusi dengan baik sehingga tidak terjadi penumpukan antrian di ruang layanan.

BPJS Ketenagakerjaan juga mengimbau peserta untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum datang sesuai jadwal antrean, agar proses klaim dapat berjalan lebih cepat dan lancar.

Melalui inovasi antrean online Lapak Asik ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital yang praktis dan efisien. Transformasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Aryo).