SHARE

Tangerang Selatan, NusantaraPos- Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia hari ini resmikan kerja sama strategis di bidang transportasi bersama Grab, platform pemesanan kendaraan dan pembayaranmobile di Asia Tenggara. Sejalan dengan misi Inkoppol untuk mengembangkan berbagai jasa umum, kerja sama ini memberikan kemudahan bagi para penumpang yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Para penumpang kini dapat melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi titik penjemputan resmi Grab dan langsung memesan layanan transportasi aman dan nyaman lewat GrabCar. Sebanyak tujuh titik penjemputan yang akan disediakan secara bertahap akan tersebar di tiga terminal yang ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Tujuan utama kehadiran kami adalah menjadi badan hukum yang memfasilitasi layanan pemesanan transportasi berbasis online. Kerja sama strategis ini adalah contoh yang baik dan dapat menjadi tolak ukur bagi kehadiran layanan pemesanan transportasi berbasis online di lokasi-lokasi fasilitas umum di Indonesia. Lebih jauh lagi, kami juga memperlengkapi para mitra pengendara dengan pengetahuan lanjut mengenai berkendara aman, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh Grab. Kami sangat bersemangat untuk mengembangkan lebih jauh kerja sama seperti ini untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih baik lagi,” kata Irjen Pol (p) Mudji Waluyo, Kepala Divisi Transportasi (Divtro) Inkoppol seperti dikutip Press Release yang diterima Nusantara Pos, Senin (23/10/2017).

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, penumpang dapat menikmati fitur GrabNow yang akan mempermudah pemesanan GrabCar. Penumpang cukup dengan mengunjungi titik penjemputan Grab yang terletak di lokasi yang sama dengan antrian taksi konvensional, petugas Grab akan membantu pemesanan instan bersama dengan petugas yang membantu memindahkan barang bawaan penumpang. Penumpang tentunya akan mendapatkan tarif GrabCar sesuai aplikasi yang sudah disetujui di awal dan memberikan kepastian harga yang terjangkau.

“Perjalanan udara seringkali melelahkan, terutama jika perjalanan tersebut merupakan penerbangan jarak jauh. Sejak diperkenalkan pertama kali di Indonesia, GrabCar merupakan metode transportasi populer untuk mencapai Bandara Internasional Internasional Soekarno-Hatta. Bersama dengan INKOPPOL kini layanan GrabCar menjadi lebih dekat dengan para pelanggan. Armada khusus ini akan tersebar di tiga terminal memudahkan akses dan tentunya, mengedepankan keamanan. Penumpang dapat langsung mendatangi titik penjemputan bertanda INKOPPOL – Grab dan memesan perjalanan dengan GrabNow,” tambah Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.

Armada GrabCar resmi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat dengan mudah dikenali dengan stiker khusus INKOPPOL di jendela belakang mobil. Setelah menyelesaikan perjalanan, para pengendara dapat langsung menuju kembali ke bandara untuk menjemput lebih banyak penumpang. Sebelum memulai perjalanan, petugas Grab akan menyertakan tiket sebagai bukti perjalanan. Penumpang akan dikenakan biaya sesuai dengan zona destinasi tujuan.

Dewando Prasetyo Nugroho, Branch Communication Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II menyatakan “Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta akan menyediakan fasilitas khusus bagi para sopir taksi online yang terdaftar di Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol). Sopir taksi online yang telah menjadi anggota koperasi dari Inkoppol itu sebelumnya wajib memiliki SIM A umum dan seragam khusus. Selain itu kendaraannya harus berstiker khusus Bandara Soekarno-Hatta dan sudah dilakukan uji kelayakan atau KIR.”

Titik penjemputan resmi Grab tersedia mulai dari 23 Oktober 2017 di Terminal 1A, 1B, 1C, dan 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tiga lokasi penjemputan akan dibuka dalam waktu dekat di Terminal 2D, 2E, dan 3. “Membuka peluang bagi lebih banyak jenis moda transportasi adalah bagian dari usaha kami untuk memberikan yang terbaik bagi para pengunjung Bandara Internasional Soekarno Hatta. Kami akan terus bekerja lebih keras untuk menopang sistem transportasi yang ada di bandara,” tutup Irjen Pol (p) Mudji Waluyo. (*)

LEAVE A REPLY