GRESIK,NUSANTARAPOS,- Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan oleh TNI melalui kegiatan TMMD ke-128 menjadi wujud nyata implementasi Nawa Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun dari pinggiran. Program ini menyasar masyarakat desa yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal hunian layak. Dengan pendekatan langsung ke lapangan, pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, RTLH menyasar rumah milik Ibu Eka Irawati di RT 24 RW 04. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini mulai dibangun kembali dengan struktur yang lebih kokoh dan aman. Program ini memberikan harapan baru bagi keluarga untuk hidup lebih sejahtera.
Pada kegiatan Senin (27/4/2026), pembangunan memasuki tahap pengerjaan pondasi sebagai dasar utama bangunan. Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja secara gotong royong dalam proses penggalian dan pembesian. Kekompakan tersebut menjadi bukti kuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Sertu Nur Kholison dari Satgas Arhanud dengan penanggung jawab Kapten CKE Sunandar selaku Danramil 0817/15 Bungah. Kehadiran mereka di tengah masyarakat tidak hanya mengawal pembangunan, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada warga. Proses pengerjaan pun berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai rencana.
Melalui program RTLH TMMD ke-128, TNI tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Program ini menjadi bukti bahwa Nawa Cita untuk membangun dari pinggiran benar-benar diwujudkan secara nyata. Dengan semangat gotong royong, kesejahteraan masyarakat desa semakin meningkat dan merata

