BOJONEGORO – Semangat gotong royong terus menjadi pendorong utama pembangunan mushola di kawasan Rest Area Program TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Pada Sabtu (25/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pemasangan hebel setelah pekerjaan pondasi rampung. Hebel demi hebel tersusun rapi membentuk dinding mushola, menandai progres pembangunan yang semakin nyata berkat kerja sama seluruh pihak di lapangan.
Salah seorang anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan koordinasi yang baik agar hasilnya maksimal. “Kami membagi pekerjaan sesuai tugas masing-masing. Ada yang mengangkut hebel, ada yang menyiapkan adukan semen, sementara tim pemasang memastikan setiap hebel tersusun lurus, kuat, dan presisi. Kekompakan seperti inilah yang membuat pembangunan berjalan cepat tanpa mengurangi kualitas bangunan,” ujarnya.
Salah seorang warga Desa Kesongo mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan mushola merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum yang akan dinikmati banyak orang. “Kami merasa bangga bisa bekerja berdampingan dengan Satgas TMMD. Kehadiran mushola ini akan memberikan manfaat besar, baik bagi warga desa maupun pengguna jalan yang beristirahat di kawasan rest area. Semoga pembangunannya segera selesai sesuai rencana,” ungkapnya.
Pembangunan mushola menjadi bagian penting dari pengembangan Rest Area TMMD Ke-129 di perbatasan Bojonegoro–Lamongan. Bersama fasilitas MCK dan area bagi pelaku UMKM, kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pelayanan masyarakat sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi lokal. Semangat gotong royong yang terus terjaga antara TNI dan warga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang dikerjakan bersama akan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat

