Aplikasi JekDes Diharapkan Mampu Berdayakan Masyarakat

  • Bagikan

Sukabumi, NUSANTARAPOS.CO.ID – Pelabuhan Ratu di Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu tempat wisata bahari yang terkenal di Indonesia. Pelabuhan Ratu merupakan kecamatan di Sukabumi yang terletak di pesisir Samudra Hindia.

Untuk memberdayakan masyarakat sekitar, kini telah hadir Jekdes. Jekdes merupakan usaha rintisan karya anak desa yang menyediakan aplikasi transportasi berbasis digital

“Kami mengharapkan dapat memberikan akeselerasi terhadap dampak pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat pasca pandemi Covid-19,” kata CEO Founder Jakdes Siti Mamduha Ma’ruf Amiin dalam keterangannya, pada Kamis (25/11/2021).

Pada Rabu kemarin, Jekdes di Pelabuhanratu ditandai dengan diadakannya acara pre launching bertajuk “Jekdes Kini Hadir di Pelabuhanratu”.

Sementara itu, CEO Founder Jekdes Siti Mamduha Ma’aruf Amin mengatakan pihaknya memilih Pelabuhanratu sebagai tempat pelaksanaan pre launching dikarenakan selain Jekdes lahir dan tumbuh di Kabupaten Sukabumi.

“Juga merupakan salah satu kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak serta sebagai daerah objek wisata sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar,” ujar Ibu Siti mamduha Ma’ruf amiin

Ke depan, pihaknya akan terus memperluas area layanan hingga keseluruh wilayah Indonesia yang termasuk ke Tier 3 dan Tier 4 sesuai dengan fokus area layanan Jekdes.

Adapun, Komisaris Utama PT Darmanusa Manggala Perkasa yang juga merupakan CEO Jekdes Heidy M Hidayat meyakini Jekdes dapat memberikan dampak terhadap pemulihan ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat pasca Pandemi Covid-19.

“Dengan hadirnya Jekdes di 13 Kecamatan di Wilayah Sukabumi yaitu salah satunya di Pelabuhan Ratu diharapkan mampu memberdayakan masyarakat sekitar dengan memberikan kesempatan untuk menjadi mitra Driver dan para pengusaha UMKM menjadi mitra Merchant sehingga mendorong roda penggerak ekonomi,” katanya.

Bank BJB sebagai mitra kerja sama Jekdes melalui Pemimpin Divisi Digital Banking Arfianto Ramadhian menyatakan, Bank BJB dan Jekdes memiliki tujuan serta semangat yang sama untuk mempromosikan literasi digital.

“Dengan dilakukannya kerjasama pengembangan transaksi pembayaran cashless melalui BJB DigiCash di dalam aplikasi Jekdes sehingga dapat mendorong akselerasi budaya transaksi non tunai di Wilayah Kabupaten Sukabumi,” kata dia.

Jekdes merupakan salah satu dari sekian banyak usaha rintisan (start up) dan George Erlangga Siregar dari PT Investa Syailendra Nuswantara (INSAN) yang bertindak sebagai investor serta business dan investment aggregator.

Hasilnya Jekdes sejak November 2021 telah bertransformasi menjadi perusahaan berbadan hukum bernama PT Jekdes Transportasi Nuswantara dibawah naungan INSAN dan PT. Darmanusa Manggala Perkasa.

Siti Mamduha Ma’ruf Amiin menyampaikan Jekdes memiliki potensi besar untuk dapat menjadi start up yang mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

“Dan hal tersebut yang mendasari untuk memberikan mentor business dan investment kepada Jekdes,” kata dia.

“Dampak sosial yang ditimbulkan oleh Jekdes sesuai dengan target INSAN yaitu mengagregasi puluhan start up potensial hingga menjadi lebih besar dan lebih bermakna bagi kemajuan Indonesia,” tambahnya.

Untuk diketahui, Jekdes bertujuan membantu masyarakat di desa meningkatkan taraf hidup dengan pola relasi sosial dan pemanfaatan teknologi.

Aplikasi Jekdes saat ini memiliki jasa layanan pengantaran penumpang, jasa pembelian makanan dan minuman serta jasa logistik.

Jekdes telah hadir sejak Maret 2020 dengan area layanan di Kabupaten Sukabumi. Start up ini pun telah menjangkau 6 Kecamatan dengan jumlah pengguna sebanyak 10.000 orang.

Selain itu, mitra driver sudah 112 orang dan mitra merchant sebanyak 320 usaha. Adapun total pesanan yang diterima Jekdes sepanjang tahun 2020 sebanyak ± 8000 pesanan.

Di penghujung tahun 2021, Jekdes berupaya memperluas jangkauan layanan dari 6 kecamatan menjadi 13 kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Salah satunya adalah Kecamatan Pelabuhan Ratu.

Harapannya, Jekdes menjangkau lebih banyak jumlah pengguna menjadi 40.000 orang, jumlah mitra driver menjadi 300 orang, dan jumlah mitra merchant menjadi 2.500 usaha.

  • Bagikan