SURABAYA, NUSANTARAPOS – (26/8/ 2025) – PT Pegadaian Surabaya menggelar Seminar Intimate Gold dengan tema “Cerdas Membangun Kekayaan melalui Investasi Emas” yang dihadiri oleh 72 nasabah. Seminar ini berhasil menutup acara dengan total closing sebesar 1.187 gram, menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta terhadap investasi emas.
Kabag Humas & Protokoler PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Mualimin menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini untuk mambantu meningkatkan pemahaman nasabah tentang investasi emas, peningkatan literasi keuangan, dan kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber yang berpengalaman, sehingga mereka dapat mendapatkan jawaban yang relevan dengan situasi mereka.
“Masyarakat antusias dalam mengikuti Intimate Gold Seminar mereka aktif dan interaktif dalam berbagi pengalaman mengenai pentingnya memilih instrumen investasi yang produktif untuk masa yang akan datang, mereka memilih emas karena tahan inflasi, safe haven, dan berlaku mengikuti perkembangan zaman,” ujar Mualimin.

Dengan penjelasan yang jelas dan data yang mendukung, peserta diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk berinvestasi dalam emas yang nantinya mendorong nasabah untuk berinvestasi lebih aktif. Selain itu, seminar ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan antara nasabah dan para ahli investasi, sebagian besar peserta memberikan umpan balik positif mengenai materi yang disampaikan dan cara penyampaian narasumber sehingga peserta diharapkan saling berbagi pengalaman dan strategi.
Melalui Program ini Pegadaian berharap dapat menjadi langkah awal bagi nasabah untuk lebih memahami dan terlibat dalam dunia investasi emas, serta memanfaatkan peluang yang ada untuk mencapai tujuan keuangan mereka
Selain itu, Mualimin juga menambahkan, saat ini PT Pegadaian menjadi pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia yang menawarkan berbagai produk emas batangan dengan sertifikat resmi dan kualitas terjamin melalui 4 pilar produk utama yang dikenalkan yakni Deposito Emas, Pinjaman Modal kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas.” pungkasnya. (Aryo).

