BERITA  

KAMAKSI Apresiasi Capaian Prestasi Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno

Jakarta , Nusantarapos — Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan dan pelayanan publik di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. KAMAKSI menilai berbagai indikator ekonomi, pelayanan sosial, transportasi, dan tata kelola pemerintahan menjadi modal penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berdaya saing.

Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski, menyampaikan bahwa capaian pembangunan patut diapresiasi, sekaligus harus diikuti evaluasi berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“KAMAKSI mengapresiasi capaian Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Namun, apresiasi ini juga menjadi dorongan agar pemerintah terus bekerja secara konsisten, transparan, dan akuntabel, dengan mengutamakan kepentingan warga Jakarta,” ujar Joko Priyoski.

Sejumlah capaian yang menjadi perhatian KAMAKSI antara lain:

1. Pertumbuhan ekonomi: Ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen sepanjang 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.
2. Pembangunan manusia: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta mencapai 85,05 pada 2025, meningkat dari 84,15 pada 2024 dan menjadi yang tertinggi secara nasional.
3. Tata kelola keuangan: Pemprov DKI Jakarta kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan 2025.
4. Transportasi publik: Hingga September 2026, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta, meningkat 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
5. Pengentasan kemiskinan: Persentase penduduk miskin Jakarta turun menjadi 3,96 persen pada Maret 2026, untuk pertama kalinya berada di bawah empat persen.
6. Investasi: Realisasi investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga triwulan II 2026, atau sekitar 17,2 persen dari total investasi nasional.

Data tersebut bersumber dari publikasi resmi Pemprov DKI Jakarta dan laporan kinerja pemerintah daerah. Capaian ini mencerminkan perkembangan sejumlah indikator pembangunan, meskipun dampak dan pemerataannya tetap perlu dievaluasi secara berkala.

Joko menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh cepat berpuas diri. Persoalan kemacetan, banjir, polusi udara, pengelolaan sampah, ketimpangan sosial, dan pemerataan kesempatan kerja masih membutuhkan penanganan serius serta terukur.

“Prestasi sejati bukan hanya dilihat dari angka dan penghargaan, tetapi dari perubahan yang dirasakan masyarakat. KAMAKSI mendorong agar setiap program pembangunan disertai transparansi anggaran, pengawasan yang kuat, serta indikator keberhasilan yang dapat diakses publik,” tegasnya.

KAMAKSI berharap sinergi Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno bersama DPRD, perangkat daerah, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, pembangunan Jakarta dapat berjalan berkelanjutan, berkeadilan, serta benar-benar meningkatkan kualitas hidup warga.