Jakarta, Nusantarapos.co.id — Film Seni Merayu Tuhan persembahan Wahana Kreator Nusantara yang diadaptasi dari buku best seller Habib Jafar, sedang tayang di bioskop. Film ini ternyata memberikan perspektif lain dari sudut pandang penonton muda.
Dibintangi di antaranya oleh Ari Irham, Teuku Ryzki, dan Lutesha, Seni Merayu Tuhan mampu membuka ruang dialog tentang proses pendewasaan yang banyak dialami anak muda saat ini.
Di filmnya, diceritakan Hikmah, yang diperankan Ari Irham, sedang mencari arah menuju hidup yang lebih baik. Sebelumnya, Hikmah merasa hidupnya baik-baik saja. Tapi setelah momen kematian ibunya, membuat hidup Hikmah hilang arah.
Hikmah pun akhirnya mendekatkan dirinya ke Tuhan. Tapi, karena ingin semuanya
serba instan, justru segala kebaikan yang sudah ia buat justru membawanya semakin
jauh dari makna tentang menjadi baik itu sendiri.
“Sebenarnya apa yang ditunjukkan dari karakter Hikmah di film ini relate sekali dengan banyak dari kita, termasuk generasi muda. Tidak ada proses yang ujug-ujug sempurna. Kalau mau instan, yang ada justru jadi seperti Hikmah, hilang arah,” kata Ari Irham.
“Ada salah satu dialog yang sangat aku suka di film ini, pelan-pelan, tapi pasti,”
tambah Ari Irham.
Bagi Teuku Ryzki sendiri, yang memerankan karakter Hotib, sahabat Hikmah yang selalu mengingatkan tentang menjadi orang baik, film Seni Merayu Tuhan juga merefleksikan bahwa perjalanan berubah menjadi baik juga menemukan dinamikanya.
“Orang yang mau menjadi baik itu kan enggak selalu lurus. Dinamika itu yang menarik. Tapi kita sebagai manusia diberikan kesempatan setiap pagi, untuk menjadi lebih baik. Semua ada prosesnya,” ujar Teuku Ryzki.
Saat Ari dan Ryzki berkunjung ke salah satu di bioskop di Bekasi dan bertemu dengan penonton muda Seni Merayu Tuhan, keduanya pun akhirnya berdiskusi tentang nilai yang bisa direfleksikan dari film ini. Salah satu penonton mengatakan, film ini menjadi cermin untuk dirinya.
“Aku akan lebih bersyukur karena diberikan waktu yang lebih, dan akan menghargai orang-orang di sekitar aku. Adegan-adegan saat Hikmah mabuk, mental down, itu sangat relate buat aku, karena sepertinya manusia selalu ada titik lelahnya, dan aku pernah di titik itu. Filmnya jadi cerminan buat aku, dan menginspirasi,” kata salah satu penonton.
Tonton film Seni Merayu Tuhan di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus
2026.

