OPINI  

Idul Adha 1444 Hijriah, Merayakan Persembahan Hati dan Semangat Qurban

Muhammad Aditia Rizki Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Uin Arraniry Banda Aceh

Penulis : Muhammad Aditia Rizki

Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Uin Arraniry Banda Aceh

Hari raya Idul Adha adalah momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Pada tahun ini, kita merayakan Idul Adha dalam kalender Hijriah dengan angka yang mencerminkan keagungan agama kita, yakni tahun 1444 Hijriah. Idul Adha bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sebuah ajakan untuk menyucikan hati dan menghidupkan semangat Qurban.

Dalam Alquran, Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam” (Quran, 6:162). Ayat ini mengingatkan kita tentang pentingnya mengorbankan diri kita dengan tulus dan ikhlas kepada Allah. Idul Adha menjadi momen penting untuk mengingatkan kita tentang kisah Nabi Ibrahim AS yang siap untuk mengorbankan anaknya, Ismail AS, dalam rangka ketaatan kepada perintah Allah.

Hadist Nabi Muhammad SAW juga menegaskan pentingnya semangat Qurban. Beliau bersabda, “Tidaklah seorang muslim menyembelih hewan qurban dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melainkan dia akan mendapat pahala setiap tetes darah yang mengalir dari hewan tersebut, dan hewan tersebut akan menjadi perisai bagi pemiliknya dari siksa kubur” (HR. Tirmidzi). Hadist ini memperlihatkan betapa besar nilai dan pahala yang dapat kita peroleh dari semangat Qurban.

Persembahan hati dan semangat Qurban dalam Idul Adha tidak hanya terbatas pada tindakan menyembelih hewan kurban. Ia juga mencakup semangat saling berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman dalam Alquran, “Dan makanlah dari makanan yang halal dan baik yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah” (Quran, 16:114). Ayat ini mengajarkan kita pentingnya berbagi rezeki yang kita peroleh dengan orang-orang yang membutuhkan.

Idul Adha 1444 Hijriah harus menjadi momentum bagi kita untuk merenungkan nilai-nilai kesabaran, ketaatan, dan pengorbanan. Di tengah kehidupan yang penuh dengan kesibukan dan ambisi materi, Idul Adha mengajak kita untuk melangkah lebih dekat kepada Allah, menjaga kebersamaan dengan sesama, dan memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan.

Dalam rangka merayakan Idul Adha tahun ini, mari kita meresapi nilai-nilai Qurban dengan segenap hati dan pikiran. Mari kita tingkatkan semangat persembahan hati kepada Allah dan semangat berbagi kepada sesama. Dengan demikian, kita akan memperoleh kebahagiaan dan pahala yang tiada tara, serta dikaruniai keberkahan dalam hidup kita. Melalui semangat Qurban, kita dapat memperkuat ikatan spiritual dengan Allah dan memperluas rasa empati terhadap sesama.

Idul Adha 1444 Hijriah juga mengajarkan kita untuk menghargai makna pengorbanan yang ada di sekitar kita. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita dihadapkan pada pilihan antara kepentingan diri sendiri atau kepentingan orang lain. Namun, semangat Qurban mengajarkan bahwa dengan mengorbankan sebagian dari apa yang kita miliki, kita bisa memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi kehidupan orang lain.

Di tengah situasi global dan tantangan lainnya, semangat Idul Adha menjadi lebih penting dari pada sebelumnya. Banyak orang yang mengalami kesulitan ekonomi, kehilangan pekerjaan, dan keterbatasan akses ke kebutuhan dasar. Oleh karena itu, mari gunakan momen ini untuk menguatkan semangat gotong royong, saling membantu, dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Selain itu, Idul Adha juga merupakan saat yang tepat untuk merefleksikan kualitas pengorbanan yang kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Apakah kita benar-benar mampu melepaskan ego, kepentingan pribadi, dan mengutamakan kebaikan bersama? Apakah kita bersedia mengorbankan waktu, tenaga, dan sumber daya kita untuk kepentingan yang lebih besar?

Dalam merayakan Idul Adha, mari kita berupaya untuk menghidupkan semangat pengorbanan yang berasal dari hati yang tulus. Sejatinya, Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang memberikan yang terbaik dari diri kita untuk kebaikan bersama. Mari kita bersama-sama merangkul semangat kasih sayang, kepedulian, dan keadilan, sehingga kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan bermartabat.

Pada Idul Adha 1444 Hijriah ini, mari kita merayakan persembahan hati dan semangat Qurban dengan kesadaran penuh. Mari kita menguatkan ikatan kita dengan Allah dan sesama melalui pengorbanan yang tulus. Dengan menghidupkan nilai-nilai Qurban, kita tidak hanya memuliakan tradisi agama kita, tetapi juga membawa manfaat yang nyata bagi diri kita sendiri dan masyarakat di sekitar kita.

Saya Muhammad Aditia Rizki selaku penulis mengucapkan. Selamat Idul Adha 1444 Hijriah, Semoga semangat persembahan hati dan semangat Qurban menjadi berkah dan menginspirasi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.