Banner Iklan Sariksa

Marathon, Anggota DPR RI Komisi IX dan BKKBN Sosialisasi Penanganan Stunting

KENDAL,NUSANTARAPOS,- Tuti Nusandari Roosdiono merasa bangga kepada warga Desa Getasblawong, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal yang telah mengikuti acara sosialisasi percepatan penanganan dan penurunan stunting yang dilaksanakan Anggota DPR RI Komisi IX bersama mitra kerja Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Meskipun dirinya hanya melalui virtual account, namun tak mengurangi semagat para peserta dalam mengikuti acara hingga selesai.

Tuti Nusandari Roosdiono, Sabtu (15/10/22) mengatakan,” Pelaksanaan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut pemerintah pusat sesuai dengan yang dikatakan oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo, dimana pada tahun 2024 nanti angka stunting harus sudah bisa menurun pada angka 14%.”

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sosialisasi ini juga sangat penting dalam menambah wawasan kepada warga masyarakat khususnya di Desa Getasblawong agar mereka dapat mengetahui bagaimana cara mengatasi masalah stunting ini.

Tuti Nusandari juga berharap warga Desa Getasblawong tidak ada yang mengalami stunting seperti daerah lain, sehingga tercipta masyarakat yang cerdas dan bahagia.

Dilain sisi, Nasri yatiningsih S.E. M.M., (ketua tim pokja admin BKKBN Jateng) memberikan penyuluhan bagaimana penyebab stunting serta cara pencegahannya. “Terjadinya stunting ini bisa dimulai dari pernikahan dalam usia muda, kurangnya asupan gizi pada ibu hamil, ekonomi serta asupan gizi pada anak,” terangnya.

Oleh karena itu, sebagai tim pokja admin BKKBN Jawa Tengah ini ia berharap warga desa ikut berperan serta dalam membantu pemerintah dalam penanggulangan stunting sehingga harapan pemerintah pusat untuk mengatasi stunting di tahun 2024 dapat terealisasi dengan baik.(ARSO)