Diduga Akibat Resapan Air Limbah Dan Sampah Asal Way Huwi dan RS Airan Raya Warga Menderita Gatal – Gatal

oleh -

LAMPUNG SELATAN,NUSANTARAPOS, -Akibat adanya tempat pembuangan sampah di sekitaran Desa Margomulyo Kecamatan Jati Agung warga sekitar mengeluh.  Pasalnya akibat adanya tempat pembuangan sambah ini warga mengaku badan mereka sering gatal – gatal , bahkan tanaman disekitar tempat pembuangan sampah ini mati yang diduga terdampak dari sampah rumah sakit Airan yang diduga mengandung zat berbahaya.

Dari penelusuran dibawah dan hasil wawancara dengan beberapa warga sekitar , Banyak warga mengeluhkan tubuh mereka sering gatal , tanaman mereka mati . Bahkan ada warga yang mengaku pernah menginjak bekas jarum suntik dilokasi pembuangan sampah pada Selasa 18/02/20 .

Dilokasi pembuangan sampah ini yang tampak adalah , sampah rumah tangga , botol obat , bungkus obat dan bermacam bentuk sampah lainya.

Sementara kita ketahui sampah (limbah) rumah sakit itu ada beberapa jenis yaitu padat , cair , pasta (gel) dan gas. Limbah rumah sakit bisa disebut B3 yaitu bahan berbahaya dan beracun . Karna limbah ini berpotensi infeksi bahkan bisa menjadi limbah residu insenerasi (limbah berbahaya red) bila insinerator rumah sakit tidak sesuai kriteria.

Dari informasi yang dihimpun wartawan dan pernyataan pengurus Bumdes Way Huwi . Bahwa selama ini memang selain menjalin kerja sama pembuangan sampah dengan warga desa, Pihak Bumdes juga menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Airan Raya yang memang lokasinya di Way Huwi .Sementara tempat pembuangan sampahnya sama di sekitaran Desa Magomulyo Kecamatan Jati Agung.

Tampak lokasi pembuangan sampah ini tanahnya miring, sehingga saat hujan turun resapan air limbah yang diduga berbahaya ini mengalir kebawah dilahan pertanian warga sekitar , hingga menyebankan tanaman tidak tumbuh sempurna bahkan ada tampak pohon yang mati, ada juga warrga yang bengkak kakinya akibat menginjak bekas jarum suntik . Dan diduga jadi penyebab warga mengeluh gatal – gatal berasal dari resapan air limbah ditempat pembuangan sampah yang mengalir ke ladang warga.

Ditempat pembuangan sampah ini juga tidak tampak dikelola dengan profesional , tanpa talut dan tembok penahan sampah, sehingga sampah menyebar kemana – mana.

Atas hal ini warga masyakat melalui LSM dan media meminta pihak Walhi, Dinas terkait , Pemkab Lampung Selatan , Pemda Lampung , Kementrian Kesehatan , Kementrian LHK RI untuk bisa meninjau. (Tim/LS)