Seorang Bayi Perempuan di Muna Menderita Hidrosefalus

oleh -

Raha, Nusantarapos – Ibu Ningsi Sharmila (22) seorang janda asal Desa Kontumere Kab. Muna, harus berjibaku seorang diri mengumpulkan biaya untuk operasi putrinya yang menderita Hidrosefalus.
Sudah 4 bulan lamanya putrinya menderita Hidrosefalus yakni penumpukan cairan dikepala yang kian hari makin membesar.

Sebelumnya Ibu Ningsi membawa anaknya di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk mendapatkan penanganan. Namun karena keterbatasan alat operasi di RS tersebut Ibu Ningsi kemudian disarankan oleh Dokter & pihak RS untuk dirujuk ke Rumah Sakit Makasar (Sulawesi Selatan). Ibu Ningsi saat ini mengaku sudah tak punya biaya lagi merawat & memboyong putri kecilnya untuk dioperasi di Makasar.

“Saya disarankan untuk merujuk anak saya agar dioperasi di Makasar, karena di RS Bhayangkara belum memadai alat operasinya. Tapi sampai saat ini saya masih bingung karena untuk membawa anak saya ke Makasar sudah tak ada lagi biaya,” jelasnya, Selasa (1/12/2020).

Lebih lanjut, Ibu Ningsi mengatakan dia hanyalah seorang janda yang sudah ditinggal suaminya. Selama merawat putrinya Ibu Ningsi sempat bekerja di Sari laut demi membiayai putrinya selama dirawat di Kendari.

Ibu Ningsi rencananya akan membawa anaknya untuk operasi di Makasar ditemani oleh ayah kandungnya yang sehari-hari bekerja sebagai petani kecil dikampung. Sampai saat ini sudah ada bantuan dari sebagian masyarakat namun itu belum cukup untuk biaya kesana.

Bagi yang ingin meringankan beban Ibu Ningsi & putrinya yang menderita Hidrosefalus bisa langsung menghubungi Nomor Kontak Ibu Ningsi : 082190697323 atau melalui No Rek Bank Sultra : 25902010000458 atas nama Ningsi Sharmila. (Jusni Labora)