oleh

Jaga Bhineka Tunggal Ika, Raja, Sultan dan Pemangku Adat Berkumpul di Bogor

Bogor, nusantarapos.co.id – Dalam rangka membangun kesamaan persepsi, meningkatkan pemahaman, penguatan pelaksanaan pelestarian dan pengembangan nilai-nilai kebudayaan di daerah, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum mengumpulkan tokoh raja, Sultan, Datu, Pelingsir, pemangku adat, budayawan, dan ormas kebudayaan dari seluruh Indonesia di hotel Pangrango Bogor pada 6-7 Desember 2018.

Adapun tokoh-tokoh yang hadir adalah dari
pulau Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Jawa, berkumpul di Kota Bogor, Jawa Barat.

Mereka antara lain, Raja Samu-samu dari Ambon yang juga Ketua Silaturahmi Raja Nusantara (Silatnas), P.N.A Masud Thoyib Jayakarta Adiningrat dari Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra), Sultan Banteng Bambang Wisanggeni, Uly Sigar Rusady dan Paramita Rusadhy dari Majelis Cendekiawan Keraton Nusantara (MCKN) Sumedang Larang, perwakilan dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN ), Yayasan Lasem Kota Cagar Budaya, dan lain-lainnya.

Mereka bersatu padu membuat ikrar keagungan yang dibacakan di acara Temu Tokoh Raja, Sultan, Datu, Pelingsir, Pemangku Adat Istiadat, Budayawan dan Ormas Kebudayaan di Daerah (Gelar Seni Budaya Nusantara dan Dialog Kebudayaan ) tahun 2018.

“Ikrar itu mempertemukan adat dan budaya yang tumbuh menggeliat bersama dengan NKRI. Diharapkan budaya maju dan berkembang terlepas dari persoalan yang muncul sekarang, adanya tanda-tanda kerusakan bangsa yang Bhineka Tunggal Ika. Maka diharapkan kita semua mengeratkan kembali persatuan dan kesatuan,” jelas satu di antara penggagas ikrar, P.N.A Masud Thoyib Jayakarta Adiningrat dari Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra), di Bogor, Jumat (7/12/2018).

Berikut isi ikrar lengkapnya:

Ikrar Keagungan

Kami para Raja, Sultan, Datu, Pelingsir, Pemangku Adat, Budayawan dan Ormas Kebudayaan sebagai komponen bangsa dan penerus keagungan Nusantara dengan sepenuh hati atas panggilan tanggung jawab luhur terhadap perjuangan dan pengorbanan para leluhur mulia, pada hari ini jumat, 7 desember 2018 menyatakan ikrar serta mengajak seluruh komponen bangsa lainnya:

1. Memegang teguh dan menjaga semangat Kebhineka Tunggal Ikaan Bangsa Indonesia.

2. Membangun harmoni kebangsaan yang berandaskan Pancasila sebagai modal dasar pencapaian tujuan kemerdekaan.

3. Berupaya sepenuh jiwa dan sekuat tenaga menjaga dan mendorong pemajuan kebudayaan dan nilai-nilai luhur budaya nasional.

4. Menjaga dengan jiwa, raga dan harga diri terhadap keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

5. Menjaga dan mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 yang damai, jujur, adil, bermartabat dan berkualitas.

Demikian Ikrar ini kami nyatakan dan siap untuk dilaksanakan.

Bogor, 7 Desember 2018

Komentar