Satresnarkoba Polres Jakbar Amankan Koper Berisi Sabu dan Ekstasi

oleh -

JAKARTA, NUSANTARAPOS – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menggagalkan peredaaran gelap narkoba, di sebuah kawasan di Pondok aren Tangerang Selatan, Kamis (22/10/2020).

Dari pengungkapan itu, polisi juga meringkus 3 orang pelaku yang diduga sebagai kurir narkoba jaringan lapas.

Uniknya para pengedar ini memanfaatkan momen demo yang mana diketahui disaat ini sedang terjadi aksi unjuk rasa setelah penetapan disahkannya RUU Cipta Kerja.

Saat dikonfirmasi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru membenarkan adanya penangkapan tersebut

“Ya benar anggota kami telah berhasil mengungkap peredaran jaringan gelap narkoba, ” ujar Audie S Latuheru.

Dalam kesempatan yang sama Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar menjelaskan bahwa penangkapan jaringan tersebut merupakan hasil pengembangan atas penangkapan sebelumnya di daerah Cawang Jakarta Timur.

“Pihaknya juga tengah mendalami adanya dugaan jaringan narkoba lainnya yang memanfaatkan aksi demo besar – besaran menolak RUU Cipta kerja saat ini ” ujar Kompol Ronaldo Maradona Siregar, Jumat (23/10/2020).

Dimana, kata Ronaldo, momen saat ini dianggap sangat tepat dimanfaatkan oleh para pengedar narkoba untuk melakukan peredaran gelap narkoba di saat para petugas tengah sibuk melakukan pengamanan aksi demo.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan dibawah pimpinan kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akp Arif Purnama Oktora pihaknya berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 orang pelaku yang diduga sebagai kurir narkoba jaringan lapas di sebuah kawasan di pondok aren Tangerang Selatan

Ke tiga pelaku yang berhasil diamankan diantaranya berinisial CR (34), FH (22) dan seorang wanita berinisial RR (24) dan saat dilakukan penangkapan, anggota di lapangan berhasil mengamankan sebuah koper yang berisi Paketan besar Narkotika Jenis Sabu dan Pil Ekstasi.

Foto: Dok. Humas Polres Jakarta Barat

Saat ini, kata Ronaldo, pihaknya belum bisa memberikan keterangan detail terkait hasil penangkapan tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.