Kepala Bulog Pacitan Nyatakan Stok Beras untuk Masyarakat Masih Aman Sampai 4 Bulan ke Depan

oleh -

Nusantarapos,-Untuk menjaga kualitas beras yang dihasilkan oleh para petani khususnya di Kabupaten Pacitan, Kodim 0801 Kabupaten Pacitan bersama dengan Bulog beserta jajaran terkait membuat Sergap (Serapan Gabah) dimana dalam pelaksanaannya Bulog menerapkan aturan dan standarisasi tertentu dalam menyerap gabah dari petani dan aturan agar dapat memenuhi standar gizi yang diterapkan pemerintah untuk masyarakat.

Aturan standarisasi tersebut antara lain tingkat kadar air harus 14%, beras broken 20% ,menir harus 2% . Sedangkan untuk menjual langsung ke gudang Bulog diperlukan beberapa tahapan antara lain penjual harus punya SIUP untuk menggiling gabah, harus punya tempat menggiling gabah dan Bulog lebih mengutamakan beras yang sudah jadi dari masyarakat dikarenakan saat ini mesin yang biasa digunakan bulog untuk menggiling gabah sedang mengalami kerusakan yang saat ini sedang dalam perbaikan.

Ketika di temui wartawan Nusantara pos untuk konfirmasi kesiapan stok beras dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan dan Lebaran, Kepala Bulog Pacitan, Didi, Senin (7/5) mengatakan, “Untuk menyambut bulan Suci Ramadhan dan Lebaran, stok beras di sini sampai dengan 4 bulan kedepan dalam posisi aman dan dalam proses pelaksanaan menyerap gabah dari petani bulog dibantu dengan SATKER dan SATGAS pangan untuk mensosialisasikan program serapan gabah petani. Mengenai harga beras saat ini masih tetap stabil di harga Rp.8.030.”

Dari hal ini, Kepala Bulog Pacitan memastikan bahwa stok beras di gudang Bulog Pacitan masih aman guna keperluan masyarakat Pacitan sehingga masih bisa memenuhi masyarakat di Kabupaten Pacitan.(STV)