Pemenang Ajang Discovery Camp Akan Wakili Indonesia di JSO

oleh -167 views

Jakarta, Nusantarapos – Setelah mengikuti ajang kompetisi “Discovery Camp” yang diselenggarakan PP-IPTEK, Kemenristekdikti sejak 21 – 23 Maret 2019 di gedung PP-IPTEK TMII, Jakarta Timur, akhirnya menghasilkan tiga pelajar yang akan mewakili Indonesia ke ajang kompetisi internasional “Junior Science Odyssey (JSO)” yang akan diadakan pada tanggal 9 – 15 Juni 2019 di National Science Museum (NSM), Thailand.

Sebanyak tiga siswi pelajar SMP Brighton, Ertara Alya Vin, Azalia Cinta Zahirah Putri dan Aurelia Maharani Putri meraih medali emas dalam ajang kompetisi “Discovery Camp” yang diselenggarakan PP-IPTEK, Kemenristekdikti.

Menurut Direktur PP-IPTEK, M. Syachrial Annas, para peserta yang ikut “Discovery Camp” harus memiliki kemampuan berpikir kreatif dalam menciptakan ide-ide secara langsung, mampu berbahasa Inggris secara aktif, dan mempunyai kemampuan sosialisasi yang tinggi karena nantinya pada kegiatan “Junior Science Odyssey (JSO) ” yang akan diadakan pada 9 – 15 Juni 2019 di National Science Museum (NSM), Thailand, dan  tiap peserta juga akan dikelompokkan dengan peserta dari negara lain untuk berkompetisi.

“PP-IPTEK akan selalu mempersiapkan lomba-lomba yang berjenjang sampai pada level internasional dengan matang. Hasil dari kegiatan Discovery Camp membuat kita lebih siap dalam memperoleh hasil yang baik dan bisa membanggakan bangsa di tingkat internasional. Semoga kita bisa berhasil menjadi pemenang di event-event internasional.” ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya PP-IPTEK menyelenggarakan “Discovery Camp” yang merupakan kegiatan kompetisi keterampilan ilmiah yang dikemas dalam bentuk perkemahan. Tema kegiatan “Discovery Camp” ini adalah The Role of Youth in Communicating Science for Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia yang diangkat dari tema besar kegiatan JSO 2019.

Peserta “Discovery Camp” diikuti sebanyak 25 kelompok yang terdiri dari 75 orang pelajar yang berasal dari 11 SMP/SMA di wilayah Jabodetabek yang berusia 13 – 15 tahun, dimana dalam satu kelompok terdiri atas 3 orang siswa/siswi.