Usaha Stik Buah Naga “ENZI” di Desa Baron

oleh -

Nganjuk, Nusantarapos – Desa Baron di Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk mengalami peningkatan pengelolaan usaha stik buah naga. Ide usaha ini berawal dari banyaknya dan rendahnya harga buah naga pada saat panen rendah.

Pemilik usaha ini adalah seorang petani buah naga yang berada. Usaha ini awalnya dimulai dari keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Dan akhirnya dikelola oleh anak-anak muda yang tergabung dalam Komunitas Tani Buah Naga (Kotanaga) Kabupaten Nganjuk. Usaha ini diberi nama “Safa Agro Inovasi”.

Pada masa pandemi covid-19 ini, usaha ini mengalami penurunan produksi, karena sistem peroduksi berdasarkan pesanan. Untuk menjaga agar produksi tetap berjalan, maka Team Abdimas Universitas Wijaya Putra Surabaya yang terdiri dari Sayekti Suindyah D, Fatimah Riswati dan Erwan Aristyanto memberikan pelatihan pengelolaan usaha di masa pandemi. Pelatihan ini berupa pelatihan pembuatan Video Blogger (VLOG) untuk pemasaran dan pembukuan sederhana dengan menggunakan excel.

“Hasil dari pelatihan ini, masih belum bisa diimplementasikan, dengan alasan masih masa pandemi dan belum musim buah naga. Karena pengusaha belum melakukan proses produksi. Sedangkan untuk pelatihan pembukuan sederhana sudah diimplementasikan. Dan hasilnya, pengusaha sudah memiliki pencatatan pembukuan,” ujar Sayekti, Rabu (3/12/2020).

Dengan kegiatan ini Team Dosen FEB UWP berharap agar pemilik usaha Safa Agro Inovasi segera berproduksi kembali. Hal ini bertujuan agar hasil pelatihan dapat segera diimplementasikan dan akan memberikan hasil berupa peningkatan volume penjualan dan pendapatan pemilik usaha.